Cara menjaga Kesehatan Organ Reproduksi

Organ reproduksi memang kurang diperhatikan sebab di dalam budaya kita, orang merasa kurang nyaman membicarakan masalah seksual. Padahal, organ tersebut sangat membutuhkan perhatian, terutama kesehatan dan kebersihannya.

Tidak hanya mencakup organ alat vital saja, yang dimaksud dengan organ reproduksi juga mencakup semua organ genital, termasuk saluran-saluran sperma dan sel telur.

Organ reproduksi memang kurang diperhatikan sebab di dalam budaya kita, orang merasa kurang nyaman membicarakan masalah seksual. Padahal, organ tersebut sangat membutuhkan perhatian, terutama kesehatan dan kebersihannya. Kita dapat menjaga kesehatan organ reproduksi dengan cara-cara yang relatif sederhana.

Saat ini, kita secara khusus akan membahas mengenai cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan organ reproduksi wanita. Organ reproduksi pada wanita memang jauh lebih ‘rumit’ dan rentan akan penyakit. Hal itu disebabkan karena secara anatomis, letak organ reproduksi wanita berada di dalam tubuh. 

  • Membersihkan Daerah Kewanitaan

Menjaga kesehatan organ reproduksi pada wanita diawali dengan menjaga kebersihan organ kewanitaan. Untuk menjaga kebersihan vagina, yang perlu kita lakukan adalah; 
  1. Membasuh secara teratur bagian vulva (bibir vagina) secara hati-hati menggunakan air bersih dan sabun yang lembut setiap habis buang air kecil, buang air besar, dan ketika mandi. Yang terpenting adalah membersihkan bekas keringat dan bakteri yang ada disekitar bibir vagina. Bagian dalam vagina biasanya akan mampu menjaga kebersihannya sendiri. 
  2. Hindarilah penggunaan terlalu sering sabun antiseptik yang keras atau cairan pewangi untuk menghilangkan bau di daerah kewanitaan. Terlalu kerap membasuh vagina dengan cairan kimia (douching) dan penggunaan deodoran di sekitar vagina akan merusak keseimbangan organisme dan cairan vagina sehingga memungkinkan terjadinya infeksi pada vagina (vaginitis).
  •   Menjaga Kebersihan Pada Masa Menstruasi



Untuk menampung darah menstruasi, wanita menggunakan pembalut. Pembalut itu perlu diganti sekitar empat sampai lima kali dalam sehari untuk menghindari pertumbuhan bakteri pada pembalut yang digunakan dan mencegah masuknya bakteri tersebut ke dalam vagina.

 

  • Memilih Pakaian Dalam

Yang perlu diperhatikan dalam memilih pakaian dalam adalah;
  1. Bahan yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan katun sehingga dapat menyerap keringat dan membiarkan kulit bernapas. Selain itu, hindari menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat karena selain gerah, juga menyebabkan peredaran darah tidak lancar. 
  2. Kebersihan daerah kewanitaan juga bisa dijaga dengan sering mengganti pakaian dalam, paling tidak sehari dua kali setelah mandi; terutama bagi wanita aktif dan mudah berkeringat. Anda juga bisa menggunakan panty liners atau pembalut tipis sekali pakai untuk melapisi pakaian dalam.

Periksa Secara Rutin Ada baiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis organ genital secara teratur (setidaknya dua tahun sekali) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kanker pada organ reproduksi. Ada dua kanker yang kerap menyerang organ reproduksi wanita, yaitu kanker indung telur dan kanker leher rahim.

Sampai sekarang, belum diketahui dengan pasti apa penyebab kanker leher rahim. Diduga kuat penyakit tersebut disebabkan oleh virus yang bernama Human Papilloma Virus (HPV) yang disebabkan oleh Penyakit Menular Seksual (PMS). Kanker leher rahim bisa muncul karena hubungan seksual di bawah 20 tahun, berganti-ganti pasangan, tidak merawat kebersihan alat kelamin, berhubungan seks dengan laki-laki yang memiliki pasangan penderita kanker leher rahim, dan akibat sering merokok.

Dokter biasanya melakukan tindakan pap smear untuk mendeteksi adanya kanker tersebut. Prosedurnya adalah dengan mengambil sebagian kecil sel dari dinding vagina (cerviks). Sel ini kemudian diperiksa secara mikroskopik dalam laboratorium. Saat ini, pap smear dianggap sebagai metode paling efektif dalam mendeteksi kanker leher rahim, dengan tingkat akurasi 90-95%.
 


Nah, jangan tunggu sampai ada penyakit di dalam organ-organ reproduksi Anda. Rawat dan jagalah kebersihannya. Untuk menjaga kesehatan organ reproduksi i, Anda juga dapat menggunakan Avail FC Bio Sanitary Pad untuk menjaga sistem reproduksi dan kondisi organ reproduksi tetap sehat.


Produk ini telah diuji di Singapura oleh Health Sciences Authority (No Lab PH-2004-01699-001) menyatakan produk Avail FC Bio Sanitary Pad tidak mengandung racun di dalamnya. Telah diuji pula di Malaysia oleh Chem Vi Laboratory Sdn Bhd, Malaysia (Ruj.LS/0704/77881), menyatakan produk Avail FC Bio Sanitary Pad tidak mengandung plumbun, arsenic, tembaga, timah, E-Coli, Salmoneia (bakteri penyebab keracunan makanan) dan Stafilokokus (bakteri yang menghasilkan nanah).






Profil Produk Avail FC Bio Sanitary Pad

 

Ramuan Utama and Kelebihan Avail FC Bio Sanitary Pad

5 Ramuan Utama Avail FC Bio Sanitary Pad:

Mai Fang stone (Maifanitum)

Membantu membunuh bakteri, virus dan kuman. Menghilangkan bau serta mencegah infeksi karena bakteri.



Peppermint (Menthae Herb)

Menghilangkan rasa panas, rasa sakit, gatal-gatal dan tekanan. Menciptakan rasa nyamanan dan sejuk ketika di pakai.

 

 

Ming Fang (Alumen) 

 Sebagai antiseptik, membersihkan darah beku dalam rahim, serta membunuh kuman.




Bing Pian (Borneol)

Mengurangi tekanan ketika haid, mengurangi rasa sakit pada otot dan sendi, mengurangi rasa sakit dan panas (gerah)

 

Kuai Mu You (Agrilariae lignum)

 
Mencegah penyakit kulit, meningkatkan sistem peredaran darah, mengurangi rasa sakit di bagian pinggang dan belakang, Kuai Mu You mengandungi Phytoncide yang membantu menstabilkan emosi.

 

 

Khasiat Avail FC Bio Sanitary Pad

  1. Pembalut sehat (bioteknologi, terbuat dari kapas asli, tidak mengandung dioksin mengandung 17 macam herbal)
  2. Anti kuman atau bakteri, anti jamur 
  3. Menyeimbangkan hormon
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh
  5. Melancarkan haid yang tidak teratur
  6. Mengurangi rasa sakit saat haid (senggugut)
  7. Mengurangi keputihan dan kekuningan (infeksi)
  8. Mencegah rasa gatal-gatal, bau busuk dan lembab
  9. Mengurangi sakit pada sendi semasa haid
  10. Membuang angin di Perut
  11. Mencegah wasir atau ambeien (hemorrhoid)
  12. Mencegah infeksi usus besar dan bawah usus oleh bakteri
  13. Mencegah infeksi kandung kemih dan vagina oleh bakteri
  14. Membuang gumpalan darah dalam uterus
  15. Membantu pencegahan kanker rahim dan kanker payudara
  16. Mencegah myom dan kista
  17. Meredakan rasa sakit bisul, sakit pinggang, dan ngilu-ngilu pada badan
  18. Alat kompres pada saat demam
  19. Baik untuk wanita baru melahirkan, mempercepat keluarnya darah kotor
  20. Pembalut luka, serta pembalut luka pada penyakit gula
  21. Membantu mengeringkan Luka bakar
  22. Hubungan suami istri semakin harmonis
  23. Bengkak karena trauma atau memar
  24. Untuk nyeri rematik, keseleo
  25. Jerawat, radang gusi
  26. Membantu deteksi gangguan pada alat reproduksi wanita
  27. Mengandung bioenergi
  28. Nyaman dipakai
  29. Untuk wanita dan pria

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan meninggalkan komentar Anda, bijak dalam berkomentar dengan bahasa sopan